30 Tahun Jualan Tembakau di Pasar Induk Wonosobo

By sedulurpasar - November 06, 2018

30 Tahun Jualan Tembakau di Pasar Induk Wonosobo - Tembakau bagi masyarakat wonosobo adalah sebuah komoditi lokal yang menjanjikan pada jamannya, bukan hanya sebagai bahan dasar rokok pabrikan, ada sebuah komoditi tembakau yang membawa kearifan ekonomi lokal seperti tembakau "garangan" dan bumbu bumbunya. 


Pewarta. Eko


30 Tahun Jualan Tembakau di Pasar Induk Wonosobo



30 Tahun Jualan Tembakau di Pasar Induk Wonosobo

Salah satu pedagang Tembakau di Pasar Induk Wonosobo adalah mbah Tohir . Asal tahu saja mbah Tohir bukanlah pedagang kaki lima, ia pedagang resmi pasar induk yang memiliki kios di pasar induk Wonosobo, lebih dari 30 tahun berjualan tembakau, berdasar pengetahuan tentang tembakau "garangan" untuk lintingan ia melalang buana dari desa kedesa penghasil tembakau "garangan" untuk mencari tembakau terbaik sebagai dagangannya di pasar seperti Desa Setieng, Bakalan, Kembaran dan lain lain.

Di usianya kini yang menginjak kurang lebih 72 tahun mbah tohari masih giat berdagang, lapaknya di pasar induk Wonosobo, terletak di basemen pasar dekat dengan tempat ruang generator yang gelap dan pengap kini tidak bisa menjanjikan untuk kehidupan sehari hari. Kini mbah Tohari memilih berjualan berpindah-pindah tempat seperti PKL "Kadang di emperan sini, kadang di sebelah gang kampung masuk pasar, kadang kalo ada lapak tembakau yang biasanyaramai dan pemiliknya sedang libur lapaknya saya pakai" aku mbah Tohari.

30 Tahun Jualan Tembakau di Pasar Induk Wonosobo

Pria Asal Dukuh Selogoro Desa Wonokromo Kecamatan Leksono ini mengaku tidak akan berputus asa dalam mencari rejeki, meski Simbah sudah mengalami kebakaran pasar induk 4 kali yang membuat usahanya semakin merosot, karena kurangnya modal usaha. "Semoga saja pasar cepat dibangun, jadi saya bisa tenang saat berdagang, langganan juga tenang saat membeli tembakau lintingan saya" harapnya.

Editor. Manjie








  • Share:

You Might Also Like

0 comments